Memiliki tabungan ketika sudah bekerja bukan hanya soal menyisihkan uang, tapi juga tentang menyiapkan masa depan yang lebih aman secara finansial. Baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang, tabungan berperan penting sebagai dasar dalam perencanaan keuangan kamu.
Terlebih lagi jika kamu memiliki berbagai rencana besar, seperti membeli kendaraan pribadi, membeli rumah, hingga merencanakan pernikahan dan kehidupan berkeluarga.
Lalu, apa saja 5 jenis tabungan yang wajib kamu persiapkan ketika sudah bekerja? Yuk, simak pembahasannya di artikel ini!
Kenapa Penting untuk Menabung Ketika Sudah Bekerja?
Meskipun kamu akan menerima gaji secara rutin setiap minggu atau bulan, hal tersebut tidak selalu menjamin kondisi keuangan akan selalu aman. Tanpa perencanaan keuangan yang baik, pengeluaran kamu bisa menjadi tidak terkontrol.
Dengan rutin menabung, kamu akan memperoleh beberapa manfaat, seperti:
- Merasa aman secara finansial
- Lebih siap menghadapi hal tak terduga
- Tidak perlu bergantung kepada orang lain untuk masalah finansial
- Impian kamu juga akan terasa lebih realistis untuk digapai
Selain berdampak pada kondisi keuangan, kebiasaan menabung juga bisa berpengaruh positif pada kesehatan mental, lho! Dilansir dari HSBC, berbagai penelitian menunjukkan bahwa individu yang memiliki tabungan cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah.
Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan, memiliki beberapa jenis tabungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.
Jenis-Jenis Tabungan yang Perlu Kamu Miliki
1. Tabungan Dana Darurat

Dalam kehidupan sehari-hari, selalu ada kemungkinan munculnya kebutuhan tak terduga, seperti biaya kesehatan, perbaikan kendaraan, atau pengeluaran mendadak lainnya. Di sinilah peran tabungan dana darurat menjadi sangat penting.
Dikutip dari DBS Digibank, idealnya, dana darurat yang perlu kamu siapkan yaitu minimal 3 kali dari jumlah pengeluaran bulanan. Hal ini tentu dapat kamu sesuaikan kembali dengan kondisi dan tanggungan pribadi, ya!
Dengan memiliki dana darurat yang cukup, kamu tidak perlu lagi merasa cemas ketika kondisi keuangan mulai menipis di akhir bulan.
2. Tabungan Jangka Pendek

Wish list barang yang ingin kamu beli bulan ini sudah banyak? Atau kamu berencana ingin liburan ke luar negeri dalam waktu dekat? Jangan impulsif dulu, lebih baik persiapkan tabungan jangka pendek untuk kebutuhan tersebut.
Tabungan jangka pendek membantu kamu mengumpulkan dana secara bertahap untuk tujuan yang ingin dicapai dalam waktu dekat, biasanya dalam rentang beberapa bulan hingga satu tahun. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati keinginan tanpa harus mengganggu tabungan lain atau menggunakan kartu kredit secara berlebihan.
Instrumen yang dapat kamu pilih untuk jenis tabungan ini yaitu:
- Tabungan Bank Reguler: Tabungan ini cukup sederhana karena mudah diakses kapan saja melalui ATM atau mobile banking.
- Deposito Jangka Pendek: Jenis simpanan di bank yang memiliki jangka waktu tertentu, biasanya mulai dari 1, 3, hingga 6 bulan. Selama periode tersebut, dana yang kamu simpan tidak bisa ditarik sembarangan, sehingga cocok untuk kamu yang ingin menabung tanpa tergoda untuk menggunakan uangnya.
- Reksa Dana Pasar Uang: Instrumen investasi berisiko rendah yang cocok untuk pemula karena relatif aman, bisa diambil kapan saja, dan sering kali berpotensi memberikan keuntungan yang tinggi.
Tabungan jangka pendek ini bisa menjadi latihan awal agar kamu terbiasa menabung sebelum mempersiapkan jenis tabungan lain yang nominalnya lebih besar.
3. Tabungan Investasi

Jika tabungan jangka pendek fokus pada kebutuhan dalam waktu dekat, maka tabungan investasi lebih ditujukan untuk tujuan jangka menengah hingga panjang. Jenis tabungan ini cocok untuk kamu yang ingin menyiapkan dana untuk masa depan, seperti membeli rumah, dana pendidikan, atau persiapan pensiun.
Berbeda dengan tabungan biasa, tabungan investasi memungkinkan uang kamu berkembang melalui berbagai instrumen keuangan. Contohnya yaitu:
- Reksa Dana: Menawarkan return yang besar, namun disertai dengan risiko tinggi yang perlu diperhatikan juga.
- Tabungan Emas: Bisa dimulai dengan modal minim yaitu Rp10.000 saja dan sudah bisa melalui platform digital.
- Asuransi: Manfaat produk yang dipilih cukup beragam, termasuk uang pertanggungan atau santunan jika terjadi risiko seperti sakit, kecelakaan, atau meninggal dunia.
- Saham: Berpeluang menerima dividen, yaitu pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham, dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.
- dan lain-lain.
4. Tabungan Pensiun

Tabungan pensiun adalah jenis tabungan yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa tua, ketika kamu sudah tidak lagi aktif bekerja dan memiliki penghasilan tetap. Karena sifatnya jangka panjang, tabungan ini sebaiknya disiapkan sejak dini agar dana yang terkumpul lebih maksimal.
Salah satu instrumen yang paling direkomendasikan untuk tabungan pensiun adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT). Dilansir dari Bank Mega Syariah, hal ini tidak lepas dari berbagai keuntungan yang bisa didapatkan, termasuk:
- Potensi imbal hasil per tahun bisa mencapai kisaran 7% hingga 9%.
- Imbal hasil reksa dana bisa kamu terima tanpa dikenakan pajak.
- Potensi imbal hasil lebih tinggi tanpa harus menghadapi risiko yang terlalu besar.
- Modalnya terjangkau
Memulai tabungan pensiun dari sekarang akan membuat kamu tidak perlu khawatir berlebihan di masa depan, karena dana sudah dipersiapkan secara bertahap sejak dini.
5. Tabungan Pendidikan Anak

Jika sudah berkeluarga, salah satu tabungan yang perlu kamu miliki adalah tabungan pendidikan anak. Waktu tumbuh kembang anak dari bayi hingga memasuki usia sekolah sering kali terasa sangat cepat, sehingga sebagai orang tua, penting untuk mulai memikirkan strategi mengumpulkan dana pendidikan sejak dini. Dengan begitu, saat anak memasuki jenjang pendidikan, kamu tidak perlu khawatir karena dana sudah dipersiapkan sebelumnya.
Untuk jenis tabungan ini, kamu bisa mempertimbangkan asuransi pendidikan sebagai salah satu instrumen, karena dapat membantu kamu menyiapkan dana pendidikan secara bertahap sekaligus memberikan perlindungan finansial jika terjadi risiko di kemudian hari.
Pastikan kamu memahami seluruh isi polis asuransi pendidikan yang dipilih, ya! Mulai dari syarat dan ketentuan, batasan serta pengecualian yang berlaku, hingga mekanisme pencairan dana dan pengembalian premi.
Upgrade Karier, Upgrade Kondisi Keuangan
Upgrade karier bukan cuma soal jabatan atau gaji yang lebih besar, tapi juga tentang membangun landasan finansial yang lebih stabil. Dengan pekerjaan yang tepat dan penghasilan yang berkembang, kamu bisa lebih leluasa menyiapkan dana darurat, tabungan pensiun, hingga pendidikan anak.
Mulai sekarang, temukan berbagai lowongan kerja terbaik yang sesuai dengan pengalaman dan minatmu di Job Portal Bosshire, ya! Dengan karier yang tepat, mengatur keuangan dan menyiapkan masa depan finansial akan jadi lebih mudah.
