Career Guidance

Dijamin Lolos! Ini 5 Hal yang Wajib Dilakukan Selama Probation Kerja

Bosshire

October 13, 2025

5 hal yang wajib

Dijamin lolos, baca artikel ini untuk tahu 5 hal yang wajib dilakukan selama masa probation!

Masa probation atau masa percobaan kerja adalah tahap penting yang menentukan apakah seorang karyawan akan diangkat menjadi pegawai tetap. Pada periode inilah perusahaan menilai kedisiplinan, etos kerja, kemampuan beradaptasi, hingga kesesuaian karakter dengan budaya kerja. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap masa probation hanya sebagai formalitas.

Jika kamu sedang atau akan menjalani masa probation, yuk simak apa saja 5 hal yang wajib dilakukan agar lolos tahap ini!

Apa Itu Masa Probation Kerja dan Tujuannya?

Mengenal Masa Probation Kerja

Masa probation kerja adalah periode percobaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan baru untuk menilai kinerja, sikap kerja, dan kemampuan beradaptasi. Biasanya berlangsung antara 3 hingga 6 bulan, tahap ini menjadi kesempatan bagi karyawan untuk menunjukkan profesionalisme dan komitmen terhadap perusahaan.

Selain itu, probation juga memberikan ruang bagi karyawan untuk memahami budaya perusahaan, tanggung jawab pekerjaan, dan ekspektasi atasan. Jika masa ini dijalani dengan optimal, karyawan berpeluang besar untuk diangkat menjadi pegawai tetap.

Tujuan Utama dari Masa Probation Kerja

Meskipun kebijakan masa probation kerja di setiap perusahaan berbeda, biasanya tujuan akhirnya tetap sama. Adapun tujuannya yaitu:

  1. Meminimalkan Risiko Perekrutan. Menurut Girls Beyond, periode ini memberikan perusahaan fleksibilitas untuk mengambil keputusan yang lebih efektif jika karyawan belum memenuhi ekspektasi.
  2. Menilai Kinerja dan Kompetensi Karyawan. Masa probation memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi kemampuan, produktivitas, dan profesionalisme karyawan baru sebelum diangkat menjadi pegawai tetap.
  3. Mengukur Kesesuaian Karyawan dengan Budaya Organisasi. Untuk melihat apakah karyawan baru bisa menyesuaikan diri dengan cara kerja, aturan, dan budaya di perusahaan.

Apakah Masa Probation Kerja Berlaku di Semua Perusahaan?

© Freepik

Tidak semua perusahaan mewajibkan probation. Beberapa perusahaan, terutama yang memiliki sistem rekrutmen ketat sejak awal, langsung menetapkan karyawan sebagai pegawai tetap tanpa masa percobaan. Kebijakan ini sangat bergantung pada industri, ukuran perusahaan, dan kebutuhan internal masing-masing.

Selain itu, untuk karyawan dengan status PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), umumnya tidak diberlakukan masa probation. Hal ini karena masa kerja peserta PKWT sudah diatur dan dibatasi oleh durasi kontrak yang disepakati sejak awal. Jadi, perusahaan biasanya langsung memberlakukan ketentuan kerja sebagaimana tertulis dalam kontrak tersebut.

Sebaliknya, masa probation umumnya diterapkan pada karyawan PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) untuk memastikan peserta mampu beradaptasi, bekerja sesuai standar, dan siap diangkat menjadi pegawai tetap.

Agar bisa lolos melewati periode ini, yuk simak 5 hal yang wajib dilakukan selama masa probation kerja!

5 Hal yang Wajib Dilakukan Selama Probation Kerja

1. Tentukan Goals dengan Rencana 30-60-90

Selama menjalani 90 hari pertama, banyak karyawan baru yang masih bingung dalam mengatur tujuan dan prioritas selama masa probation. Agar lebih terarah, kamu bisa coba untuk menyusun Rencana 30-60-90! Rencana 30-60-90 ini sudah banyak dimanfaatkan oleh karyawan baru untuk mengatur tujuan, prioritas, dan perkembangan selama masa probation.

© Freepik

Dengan menggunakan rencana ini, kamu dapat membagi periode probation menjadi tiga fase. Misalnya:

  • 30 Hari Pertama – Pahami Lingkungan dan Tugas. Pada bulan pertama, fokus utama adalah memahami budaya perusahaan, struktur organisasi, serta tanggung jawab pekerjaan. Kamu perlu mengenal tim, mempelajari proses kerja, dan mulai menyelesaikan tugas-tugas dasar dari manajer atau tim.
  • 60 Hari Kedua – Mulai Aktif Memberikan Kontribusi. Pada fase ini, sudah saatnya untuk kamu mulai mengambil tanggung jawab lebih besar, menunjukkan inisiatif, dan mulai berkontribusi lebih dalam di proyek atau tugas yang lebih kompleks. Kemampuan kolaborasi tim kamu akan sangat meningkat pada bulan ke dua ini.
  • 90 Hari Ketiga – Tunjukkan Hasil dan Siap Dievaluasi. Pada bulan ke tiga ini, kamu perlu fokus pada hasil yang terukur dan kualitas pekerjaan. Tunjukkan pencapaian, inisiatif, serta kesiapan kamu dalam menerima umpan balik (feedback) untuk evaluasi akhir probation. Dengan ini, peluang kamu diterima sebagai karyawan tetap akan meningkat!

2. Buat Daftar Prioritas Tugas Harian

Sangat wajar apabila kamu merasa kesulitan dalam menyusun prioritas tugas setiap harinya selama masa probation. Terutama apabila ini adalah pengalaman pertama kamu sebagai fresh graduate. Untuk mempermudah, cobalah untuk membuat daftar prioritas tugas harian.

Kamu bisa memanfaatkan berbagai tools dan aplikasi produktivitas yang tersedia secara online, seperti Trello, Notion, atau Google Calendar, agar setiap tugas tersusun rapi dan pekerjaan bisa diselesaikan secara efisien. Dengan kebiasaan ini, kinerja kamu selama probation akan lebih terstruktur dan terlihat profesional di mata tim dan perusahaan.

3. Jalin Hubungan yang Baik dengan Tim di Kantor

© Freepik

Masa probation bukan hanya dinilai dari kinerja sehari-hari, tetapi juga kemampuan kamu beradaptasi dengan tim. Menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja dapat membantu kamu memahami dinamika kerja perusahaan, membangun kepercayaan, dan meningkatkan kerja sama.

4. Tunjukkan Rasa Ingin Tahu dengan Aktif Bertanya

Menunjukkan rasa ingin tahu melalui pertanyaan yang tepat adalah salah satu cara paling efektif untuk belajar dan beradaptasi lebih cepat selama masa probation. Jika kamu aktif bertanya, kamu tidak hanya akan terlihat memahami tugas dengan baik, tetapi juga menunjukkan sikap proaktif dan antusias kepada atasan serta tim.

Agar efektif, berikut tipsnya:

  • Persiapkan pertanyaan sebelumnya. Catat hal-hal yang belum dipahami sebelum bertanya agar pertanyaan lebih fokus dan relevan.
  • Pilih waktu yang tepat. Ajukan pertanyaan saat tim atau atasan tidak sibuk, sehingga jawaban yang diterima lebih jelas dan lengkap.
  • Terapkan jawaban yang didapat: Jangan hanya bertanya tanpa tujuan, langsung terapkan hal yang dapat dipelajari dari jawaban yang didapat.

5. Rutin Laporkan Perkembangan Kerja

Selama masa probation, kamu perlu untuk rutin memberikan update pekerjaan kepada atasan atau tim. Dengan melaporkan progres secara terstruktur, perusahaan dapat memantau kinerja dan memberikan umpan balik (feedback) secara tepat waktu juga. Kebiasaan ini akan meningkatkan profesionalisme sekaligus memperbesar peluang kamu untuk lolos masa probation dan menjadi karyawan tetap!

Karier Impianmu Sudah Menunggu

Jelajahi ribuan peluang kerja yang tersedia di Job Portal Bosshire dan temukan posisi yang sesuai dengan minat serta keahlianmu. Mulai kariermu sekarang!