Sudah bekerja bertahun-tahun, tapi masih merasa tidak berkembang dan stuck di situ-situ aja? Tanggung jawab mungkin bertambah, pekerjaan semakin kompleks, namun arah karier terasa berjalan lambat.
Rasanya sudah berusaha maksimal, menyelesaikan tugas dengan baik, tetapi perkembangan yang diharapkan tak kunjung datang. Jika kamu sedang mengalami perasaan-perasaan ini, mungkin secara tak sadar ada kesalahan yang bisa menghambat kariermu sendiri.
Nah, melalui artikel ini, kamu akan mengetahui apa saja kesalahan yang bisa membuat karier tidak berkembang. Penasaran? Simak baik-baik sampai akhir, ya!
5 Kesalahan Umum yang Bisa Menghambat Karier
Dilansir Medium, berikut beberapa kesalahan umum yang tanpa disadari dapat membuat kariermu sulit berkembang, antara lain seperti:
1. Tidak Punya Arah Karier yang Jelas

Perlu diketahui, memiliki tujuan dan arah karier yang jelas merupakan salah satu fondasi penting dalam perkembangan karier. Tanpa hal tersebut, kamu bisa saja bekerja keras setiap hari, tetapi tetap merasa karier berjalan di tempat.
Biasanya, hal ini terjadi saat kamu belum benar-benar memahami seperti apa kesuksesan yang ingin diraih, atau masih terjebak dengan pola pikir yang membatasi diri dan tidak ingin mengambil banyak kesempatan yang ada.
Jika dibiarkan, energi dan waktu yang dipakai untuk bekerja tidak membuahkan hasil yang maksimal.
2. Tidak Membangun Relasi yang Tepat

Berikutnya, kesalahan yang bisa menghambat karier adalah saat kamu tidak aktif bersosialisasi dan membangun relasi atau networking yang benar-benar bisa mendukung kariermu.
Yup, tak jarang saat kamu terlalu fokus pada pekerjaan sehari-hari, hingga lupa menjalin relasi dengan orang-orang yang punya pengaruh terhadap perkembangan kariermu. Dalam dunia kerja, ada dua jenis relasi yang penting untuk dibangun, seperti:
- Stakeholder, yaitu orang-orang yang memiliki pengaruh terhadap pekerjaan atau perkembangan kariermu
- Supporter, yakni mereka yang mendukung dan membantu kamu berkembang
Namun perlu diingat, membangun relasi bukan hanya sekadar menambah koneksi atau mengirim pesan kepada orang-orang secara acak. Hubungan profesional yang baik umumnya terbentuk dari interaksi yang tulus, bisa dimulai dari diskusi tentang pekerjaan, berbagi insight, hingga sesederhana menunjukkan ketertarikan pada projek yang sedang dikerjakan.
3. Tidak Menunjukkan Kontribusi dengan Jelas
Jika kamu pernah berpikir bahwa hasil kerja yang bagus akan terlihat dengan sendirinya oleh atasan atau tim, maka ini saatnya kamu menghilangkan cara berpikir ini.
Ya, karena kenyataannya, jika kamu tidak menunjukkan kontribusi yang kamu berikan, orang lain belum tentu menyadari seberapa besar nilai yang kamu bawa dalam pekerjaan.
Maka dari itu, penting untuk memahami apa yang menjadi keunggulanmu dan bagaimana pekerjaanmu memberi dampak. Setelah menyadarinya, jangan ragu untuk menunjukkannya pada orang yang tepat, misalnya saat evaluasi kerja, presentasi, atau ketika berdiskusi dengan tim.
4. Terlalu Ragu untuk Melangkah
Salah satu kesalahan yang bisa menghambat karier yang sering kali terjadi adalah terlalu ragu untuk melangkah atau mengambil kesempatan yang ada. Sehingga, tak jarang sebagian orang yang lebih memilih untuk menunggu persetujuan atau validasi dari sekitarnya sebelum mengambil langkah.
Akibatnya, banyak keputusan penting jadi tertunda karena kamu terus menunggu kepastian dari orang lain. Padahal, tidak semua orang benar-benar memahami potensi atau tujuan yang ingin kamu capai.
Jika terlalu bergantung pada pendapat orang lain, kamu bisa saja melewatkan kesempatan untuk berkembang, atau bahkan bertahan di jalur karier yang sebenarnya tidak benar-benar kamu inginkan.
5. Terlalu Fokus Mengejar Jabatan daripada Pengembangan Skill

Saat memikirkan perkembangan karier, tak jarang banyak orang terlalu fokus mengejar kenaikan jabatan. Padahal, hal yang sebenarnya lebih penting adalah keterampilan yang kamu bangun selama proses tersebut.
Sejumlah skill seperti komunikasi, manajemen proyek, kepemimpinan, hingga kontribusi dalam tim, sering kali lebih menjanjikan dalam membuka peluang kariermu ke depannya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan semua kemampuan tersebut bisa diterapkan di berbagai posisi dan jenis industri.
Karena itu, daripada hanya fokus mengejar jabatan, lebih baik mulai melihat skill apa saja yang dibutuhkan untuk peran yang kamu inginkan dan kembangkan melalui pekerjaan saat ini, proyek tambahan, atau pelatihan singkat yang bisa kamu ikuti.
Siap Mengembangkan Karier ke Arah yang Lebih Baik?
Setelah mengetahui berbagai kesalahan yang bisa menghambat perkembangan karier, sekarang saatnya mulai mengambil langkah yang lebih tepat untuk masa depan profesionalmu.
Jika kamu sedang mencari peluang kerja yang lebih sesuai dengan skill dan tujuan kariermu, kamu bisa menemukannya melalui Job Portal Bosshire. Sebagai platform berbasis AI yang menggabungkan jaringan profesional, Bosshire menyediakan berbagai lowongan dari beragam industri yang bisa membantu kamu menemukan kesempatan karier yang lebih berkembang.
Tertarik mencobanya? Kunjungi situsnya sekarang dan temukan sendiri lowongannya untuk perkembangan kariermu!
