Pernah nggak sih, kepikiran enaknya jika bisa bekerja tapi sambil liburan? Misalnya saat pagi meeting, siangnya lanjut kerja dari kafe pinggir pantai, hingga sore bisa jalan-jalan. Well, ternyata konsep ini sudah banyak diterapkan di dunia kerja, lho.
Yup, belakangan ini, tren tersebut semakin populer dan dikenal dengan istilah workcation. Apalagi, sejak adanya perubahan di mana banyak pekerjaan bisa dilakukan secara remote.
Namun yang jadi pertanyaan adalah, workcation artinya apa sih? Dan mengapa tren ini bisa populer hingga diterapkan di dunia kerja saat ini? Jika kamu penasaran jawabannya, langsung saja simak ulasannya berikut ini!
Daftar Isi
ToggleApa itu Workcation?

Menurut Asana, sederhananya workcation adalah konsep bekerja sambil berlibur. Jadi, kamu tetap menjalankan pekerjaan seperti biasa misalnya meeting, membalas email, dan tetap ada deadline, tapi dari lokasi yang lebih menyenangkan, misalnya pantai, pegunungan, atau kota baru.
Istilah ini berasal dari gabungan kata work (kerja) dan vacation (liburan). Dengan begitu, bukan berarti workcation artinya kamu sepenuhnya liburan dan cuti, tapi bekerja dari tempat yang lebih fun agar tidak stuck hanya bekerja dari kantor saja.
Workcation Artinya Apa Sih?
Kalau dijelaskan lebih santai, workcation artinya kerja dengan suasana liburan.
Misalnya, pagi sampai sore tetap kerja seperti biasa. Setelah itu, kamu bisa jalan-jalan atau menikmati tempat baru
Konsep ini makin populer sejak banyak perusahaan menerapkan sistem kerja remote atau hybrid. Jadi, selama ada internet dan pekerjaan tetap jalan, kamu bebas bekerja dari mana saja.
Tapi penting diingat, workcation artinya bukan:
- Liburan secara penuh (karena kamu tetap kerja)
- Perjalanan dinas
- Cuti panjang
Manfaat Workcation untuk Karyawan

Workcation bukan cuma soal gaya hidup, tapi juga punya banyak manfaat, terutama buat karyawan yang mulai jenuh dengan rutinitas kerja. Beberapa dampak positif yang dirasakan karyawan saat melakukan workcation adalah:
1. Mengurangi Burnout
Bekerja dari tempat baru bisa jadi cara efektif untuk mengurangi stres dan kejenuhan kerja yang biasanya muncul karena rutinitas yang monoton. Saat kamu tidak lagi melihat meja kerja yang sama setiap hari, pikiran cenderung lebih rileks dan tidak mudah merasa burnout.
Perubahan suasana ini membantu otak beristirahat sejenak dari tekanan kerja, meskipun kamu tetap menjalankan tugas seperti biasa. Dengan begitu, kamu bisa kembali bekerja dengan energi yang lebih stabil dan tidak mudah merasa lelah secara mental.
2. Meningkatkan Produktivitas
Suasana baru sering kali membuat pikiran terasa lebih segar. Ketika kamu bekerja di tempat yang berbeda, ada semacam dorongan alami untuk lebih fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih maksimal.
3. Mendukung Work-Life Balance Karyawan
Workcation memberi ruang untuk menciptakan work-life balance yang lebih sehat. Kamu tetap bisa bekerja, tapi juga punya waktu untuk menikmati pengalaman baru di luar jam kerja.
Misalnya, setelah selesai kerja, kamu bisa langsung menikmati suasana sekitar tanpa harus menunggu akhir pekan atau cuti panjang. Hal ini membuat hidup terasa lebih seimbang karena tidak melulu diisi dengan pekerjaan saja.
4. Bisa Liburan Tanpa Ambil Cuti
Salah satu daya tarik utama workcation adalah kamu tetap bisa bekerja sambil liburan tanpa harus menggunakan jatah cuti. Konsep bekerja ini cocok banget buat kamu yang ingin refreshing tapi tetap punya tanggung jawab kerja.
Dengan cara ini, kamu bisa menghemat cuti untuk momen yang benar-benar ingin digunakan full untuk istirahat. Sementara itu, kebutuhan untuk rehat sejenak dari rutinitas tetap terpenuhi lewat workcation.
5. Meningkatkan Kreativitas
Lingkungan baru sering memicu munculnya ide-ide segar yang mungkin tidak akan muncul jika kamu terus bekerja di tempat yang sama. Pemandangan, suasana, bahkan interaksi dengan orang baru bisa jadi sumber inspirasi.
Ketika pikiran tidak terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja, kamu jadi lebih terbuka terhadap perspektif baru. Ini sangat membantu terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kreativitas atau problem solving.
Tips Workcation Biar Tetap Produktif
Walaupun terdengar menyenangkan, workcation tetap butuh perencanaan supaya tetap terarah dan tidak membuat pekerjaan terbengkalai karena suasana kerja yang seperti liburan. Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti sebelum mulai menerapkan workcation, seperti:
1. Pastikan Izin dan Kebijakan Kantor
Sebelum merencanakan workcation, penting untuk memastikan bahwa perusahaan atau atasan kamu memperbolehkan hal ini. Tidak semua tempat kerja punya kebijakan yang fleksibel terkait lokasi kerja.
Dengan memastikan izin di awal, kamu bisa menjalani workcation dengan lebih tenang tanpa khawatir melanggar aturan. Selain itu, komunikasi yang jelas juga membantu tim tetap sinkron selama kamu bekerja dari lokasi berbeda.
2. Pilih Lokasi yang Mendukung Kerja
Jangan hanya tergiur dengan tempat yang estetik atau instagrammable. Pastikan lokasi yang kamu pilih benar-benar mendukung aktivitas kerja, terutama dari segi koneksi internet dan kenyamanan.
WiFi yang stabil, tempat duduk yang nyaman, serta suasana yang tidak terlalu ramai sangat penting agar kamu tetap bisa fokus. Dengan begitu, workcation tetap terasa menyenangkan tanpa mengganggu produktivitas.
3. Atur Jadwal yang Jelas
Salah satu kunci sukses workcation adalah punya jadwal yang terstruktur. Kamu perlu memisahkan waktu kerja dan waktu untuk menikmati liburan agar keduanya tidak saling mengganggu.
Misalnya, kamu bisa menetapkan jam kerja seperti biasa mulai dari jam 9 pagi hingga 5 sore, lalu menggunakan waktu setelahnya untuk eksplor tempat-tempat baru. Dengan pembagian yang jelas, kamu tetap produktif tanpa kehilangan momen liburan.
4. Tetap Disiplin
Walaupun suasana di sekitar terasa santai, kamu tetap punya tanggung jawab yang harus diselesaikan. Disiplin menjadi hal penting agar performa kerja tetap terjaga selama workcation.
Untuk itu, sebaiknya kamu tetap mengikuti rutinitas kerja seperti biasa, mulai dari jam mulai kerja hingga menyelesaikan tugas tepat waktu. Saat menerapkan sikap ini, nantinya kamu tetap bisa menikmati workcation tanpa rasa bersalah atau tekanan tambahan.
5. Nikmati Waktu Off Kerja
Saat jam kerja sudah selesai, pastikan kamu benar-benar berhenti bekerja. Hindari membuka laptop atau mengecek email agar kamu bisa menikmati waktu istirahat secara maksimal.
Gunakan waktu ini untuk eksplor tempat baru, mencoba aktivitas seru, atau sekadar bersantai. Dengan benar-benar switch off dari pekerjaan setelah jam kerja, workcation bisa memberikan manfaat maksimal baik untuk produktivitas maupun kesehatan mental kamu.
Tertarik Mencoba Workcation?
Itu dia ulasan mengenai workcation mulai dari pengertian, manfaat, hingga tips menerapkannya. Pada intinya, workcation adalah cara baru bekerja yang menggabungkan produktivitas dan pengalaman liburan dalam satu waktu.
Cocok banget buat kamu yang ingin suasana baru tanpa harus benar-benar cuti. Tapi tetap ingat, workcation bukan pengganti liburan sepenuhnya. Kamu tetap butuh waktu untuk benar-benar istirahat tanpa kerja sama sekali. Tertarik mencobanya?
Jika kamu sedang mencari peluang kerja dengan sistem yang lebih fleksibel, Job Portal Bosshire bisa jadi tempat yang tepat untuk memulainya.
Melalui Job Portal Bosshire, kamu bisa menemukan beragam lowongan pekerjaan dengan berbagai sistem, mulai dari hybrid, remote, hingga on-site sekalipun. Jadi, tunggu apalagi? Yuk wujudkan karier impianmu sekarang juga bersama Bosshire!
