{"id":5875,"date":"2026-03-18T08:33:03","date_gmt":"2026-03-18T08:33:03","guid":{"rendered":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/?p=5875"},"modified":"2026-03-25T09:01:34","modified_gmt":"2026-03-25T09:01:34","slug":"5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/","title":{"rendered":"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia kerja, istilah OKR (<em>Objectives and Key Results<\/em>) dan KPI (<em>Key <\/em><a href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/apa-itu-pip-definisi-contoh-dan-apa-yang-harus-kamu-lakukan\/\"><strong><em>Performance<\/em><\/strong><\/a><em> Indicators<\/em>) sering digunakan untuk mengukur performa tim maupun perusahaan. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung dengan perbedaan keduanya. Apakah OKR dan KPI sebenarnya sama? Atau justru memiliki fungsi yang berbeda?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Well<\/em>, bagi kamu yang bekerja di <a href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-hal-yang-perlu-diketahui-sebelum-memulai-karier-sebagai-hr\/\"><strong>bidang HR<\/strong><\/a> atau terlibat dalam menyusun strategi pengukuran kinerja di perusahaan, penting untuk memahami apa saja perbedaan OKR dan KPI ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasalnya, kedua metode ini sama-sama digunakan untuk menetapkan target, memantau progres kerja, hingga mengevaluasi kinerja tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa sebenarnya perbedaan OKR dan KPI? Kapan perusahaan sebaiknya menggunakan masing-masing metode tersebut? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini, yuk!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian OKR dan KPI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum lanjut membahas perbedaan OKR dan KPI, ada baiknya kenali terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kedua istilah ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut <a href=\"https:\/\/businessmap-io.translate.goog\/okr-resources\/okr\/okr-vs-kpi?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\"><strong>Business Map<\/strong><\/a>, <em>Key Performance Indicator<\/em> (KPI) adalah indikator yang digunakan perusahaan untuk mengukur kinerja individu, tim, atau organisasi dalam mencapai target tertentu. KPI biasanya berkaitan dengan hasil kerja yang ingin dicapai dalam periode tertentu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, <em>Objectives and Key Results<\/em> (OKR) merupakan metode penetapan tujuan yang membantu tim atau perusahaan menentukan target sekaligus memantau progres pencapaiannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekilas, keduanya memang terlihat mirip karena sama-sama digunakan untuk mengukur kinerja. Namun, sebenarnya fungsi keduanya cukup berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, OKR berfokus membantu tim tetap sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai, sementara KPI membantu perusahaan menilai apakah setiap tim atau karyawan berhasil memenuhi target tersebut atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Perbedaan OKR dan KPI?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekilas, OKR dan KPI sama-sama digunakan untuk mengukur kinerja dalam perusahaan. Namun, keduanya memiliki pendekatan dan fungsi yang berbeda dalam membantu tim mencapai target. Berikut beberapa perbedaan utama antara OKR dan KPI yang perlu kamu pahami.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tujuan dan Peran dalam Pengukuran Kinerja<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"748\" src=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/122739-1024x748.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5877\" srcset=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/122739-1024x748.jpg 1024w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/122739-300x219.jpg 300w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/122739-768x561.jpg 768w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/122739.jpg 1500w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong><em>Pexels\u00a9<\/em><\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan OKR dan KPI yang pertama ada pada tujuan penggunaan keduanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, KPI digunakan untuk melihat hasil kerja karyawan yang sudah berjalan. Karena itu, KPI sering disebut sebagai<em> lagging indicator, <\/em>yaitu indikator yang menunjukkan performa bisnis berdasarkan data yang sudah ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, KPI dibuat dalam bentuk angka atau metrik yang jelas, misalnya seperti:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jumlah pengunjung <em>website<\/em> perusahaan&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Total penjualan produk di wilayah tertentu&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah peserta dalam sebuah <em>event<\/em> atau kampanye&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, OKR lebih berfokus pada tujuan yang ingin dicapai ke depannya. Sistem ini membantu tim menentukan arah kerja sekaligus memantau progres dalam mencapai target tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, sebuah tim menetapkan <em>objective<\/em> berupa meningkatkan <em>brand awareness<\/em>. Lalu, mereka menentukan beberapa <em>key results<\/em> sebagai ukuran keberhasilan, seperti peningkatan jumlah pengunjung <em>website<\/em> atau <em>engagement<\/em> di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Cara Menetapkan Target<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-karola-g-7681084-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5878\" srcset=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-karola-g-7681084-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-karola-g-7681084-300x200.jpg 300w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-karola-g-7681084-768x512.jpg 768w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pexels-karola-g-7681084.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong><em>Pexels\u00a9<\/em><\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan OKR dan KPI juga terlihat dari cara keduanya menetapkan target kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada KPI, target biasanya dibuat dalam bentuk yang jelas dan terukur, misalnya menggunakan angka atau persentase. Dengan begitu, perusahaan bisa lebih mudah melihat apakah kinerja yang dicapai oleh tim sudah sesuai dengan target yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menyusun KPI, banyak perusahaan menggunakan pendekatan <strong><em>SMARTER<\/em><\/strong>, berikut penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Specific<\/em><\/strong>, target dibuat jelas dan spesifik<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Measurable<\/em><\/strong>, hasilnya dapat diukur<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Achievable<\/em><\/strong>, target menantang tetapi tetap realistis<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Relevant<\/em><\/strong>, selaras dengan tujuan tim atau perusahaan<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Time-bound<\/em><\/strong>, memiliki batas waktu yang jelas<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Evaluate<\/em><\/strong>, dilakukan evaluasi terhadap pencapaian target<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Re-adjust<\/em><\/strong>, strategi dapat disesuaikan kembali jika diperlukan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, OKR lebih menekankan pada tujuan besar yang ingin dicapai tim. Dalam penerapannya, OKR biasanya berfokus pada penentuan prioritas utama, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Focus<\/em><\/strong>, untuk menentukan prioritas utama yang ingin dicapai<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Alignment<\/em><\/strong>, memastikan tujuan tim sejalan dengan tujuan perusahaan<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Transparency<\/em><\/strong>, memastikan seluruh anggota tim memahami target dan visi yang sama<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Cara OKR dan KPI Menyusun Target Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain dilihat dari cara menetapkan target, perbedaan OKR dan KPI juga dapat ditentukan berdasarkan cara keduanya dalam menyusun target kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KPI biasanya disusun dengan pendekatan yang lebih detail karena digunakan untuk mengukur kinerja secara spesifik. Dalam praktiknya, KPI sering dilengkapi dengan beberapa jenis laporan, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Analytical report<\/em><\/strong>, untuk menganalisis dampak KPI terhadap hasil kerja&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Operational report<\/em><\/strong>, untuk memantau aktivitas operasional perusahaan&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Strategic report<\/em><\/strong>, untuk melihat perkembangan dan evaluasi kinerja secara keseluruhan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, OKR biasanya dibuat dengan lebih sederhana dan fleksibel. Target biasanya disusun dalam bentuk tujuan utama yang dilengkapi beberapa indikator hasil, sehingga tim bisa lebih fokus pada progres dalam mencapai tujuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Durasi Target yang Ingin Dicapai<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, baik antara OKR dan KPI sama-sama memiliki target kerja yang perlu dicapai. Nah, perbedaan keduanya bisa kamu lihat dari durasi yang ditetapkan oleh perusahaan kepada tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, perusahaan menentukan target kerja dalam periode tertentu agar kinerja tim lebih terarah dan mudah diukur hasilnya. Untuk OKR, umumnya target ditetapkan dalam periode yang lebih singkat, yaitu per kuartal atau setiap tiga bulan. Periode yang lebih pendek ini membantu tim memantau progres secara rutin sekaligus menyesuaikan strategi jika diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan KPI, biasanya penetapan targetnya punya jangka waktu yang lebih panjang, seperti enam bulan hingga satu tahun. Hal ini karena KPI lebih berfokus pada pengukuran hasil kinerja secara keseluruhan sesuai dengan target bisnis yang ingin dicapai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Banyaknya Target yang Ditetapkan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jumlah target dalam OKR dan KPI juga biasanya berbeda. Hal ini bergantung pada kebutuhan serta kebijakan masing-masing perusahaan atau tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada KPI, jumlah indikator yang ditetapkan biasanya tidak terlalu banyak agar fokus pengukuran tetap jelas. Umumnya, perusahaan hanya menetapkan sekitar 2 hingga 4 KPI utama untuk menilai performa kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, OKR memungkinkan tim memiliki lebih banyak target. Dalam satu periode, tim biasanya menetapkan 1 hingga 5 <em>objectives <\/em>yang dilengkapi beberapa <em>key results <\/em>sebagai ukuran keberhasilannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siap Mengoptimalkan Kinerja Tim di Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana, setelah membaca artikel di atas, kini kamu sudah tahu ya, apa saja perbedaan OKR dan KPI? Dengan memahami cara kerja masing-masing metode, kamu sebagai HR atau\u00a0pemimpin tim dapat menentukan pendekatan yang paling sesuai untuk mencapai target bisnis perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kamu tertarik untuk mengembangkan karier di bidang HR atau ingin bergabung dengan perusahaan yang memiliki sistem manajemen kinerja yang jelas, kamu bisa mulai mencari peluang kerja yang sesuai dengan minat dan keahlianmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui <a href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/en\/publics\/jobs\/?role=talent\"><strong>Job Portal Bosshire<\/strong><\/a>, kamu dapat menemukan 1000+ lowongan menarik dari berbagai industri dan posisi, baik untuk fresh graduate, entry-level, hingga profesional, semua dapat kamu akses dengan mudah hanya dalam satu platform.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, tunggu apalagi? Yuk, temukan peluang kariermu berikutnya di Bosshire sekarang juga!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"539\" src=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-1024x539.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4477\" srcset=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-1024x539.png 1024w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-300x158.png 300w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-768x404.png 768w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe.png 1425w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia kerja, istilah OKR (Objectives and Key Results) dan KPI (Key Performance Indicators) sering digunakan untuk mengukur performa tim maupun perusahaan. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung dengan perbedaan keduanya. Apakah OKR dan KPI sebenarnya sama? Atau justru memiliki fungsi yang berbeda? Well, bagi kamu yang bekerja di bidang HR atau terlibat dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":5876,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88],"tags":[],"class_list":["post-5875","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiring-advice"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu! - Bosshire Insider<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu bekerja sebagai HR, tapi masih bingung perbedaan OKR dan KPI? Agar tidak tertukar, kenali 5 perbedaannya di sini, yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu! - Bosshire Insider\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu bekerja sebagai HR, tapi masih bingung perbedaan OKR dan KPI? Agar tidak tertukar, kenali 5 perbedaannya di sini, yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bosshire Insider\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-18T08:33:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-25T09:01:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"844\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bosshire\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bosshire\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/\",\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/\",\"name\":\"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu! - Bosshire Insider\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-18T08:33:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-25T09:01:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8\"},\"description\":\"Kamu bekerja sebagai HR, tapi masih bingung perbedaan OKR dan KPI? Agar tidak tertukar, kenali 5 perbedaannya di sini, yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg\",\"width\":1500,\"height\":844},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website\",\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/\",\"name\":\"BOSSTALK\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8\",\"name\":\"Bosshire\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bosshire\"},\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/author\/bosshire\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu! - Bosshire Insider","description":"Kamu bekerja sebagai HR, tapi masih bingung perbedaan OKR dan KPI? Agar tidak tertukar, kenali 5 perbedaannya di sini, yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu! - Bosshire Insider","og_description":"Kamu bekerja sebagai HR, tapi masih bingung perbedaan OKR dan KPI? Agar tidak tertukar, kenali 5 perbedaannya di sini, yuk!","og_url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/","og_site_name":"Bosshire Insider","article_published_time":"2026-03-18T08:33:03+00:00","article_modified_time":"2026-03-25T09:01:34+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":844,"url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bosshire","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bosshire","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/","url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/","name":"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu! - Bosshire Insider","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg","datePublished":"2026-03-18T08:33:03+00:00","dateModified":"2026-03-25T09:01:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8"},"description":"Kamu bekerja sebagai HR, tapi masih bingung perbedaan OKR dan KPI? Agar tidak tertukar, kenali 5 perbedaannya di sini, yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#primaryimage","url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg","contentUrl":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/3141.jpg","width":1500,"height":844},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/5-perbedaan-okr-dan-kpi-dalam-mengelola-kinerja-tim-hr-wajib-tahu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Perbedaan OKR dan KPI dalam Mengelola Kinerja Tim, HR Wajib Tahu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website","url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/","name":"BOSSTALK","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8","name":"Bosshire","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bosshire"},"url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/author\/bosshire\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5875","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5875"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5875\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5906,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5875\/revisions\/5906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5875"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5875"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5875"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}