{"id":6316,"date":"2026-06-22T10:54:11","date_gmt":"2026-06-22T10:54:11","guid":{"rendered":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/?p=6316"},"modified":"2026-06-22T10:54:11","modified_gmt":"2026-06-22T10:54:11","slug":"cara-membuat-portofolio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/","title":{"rendered":"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahukah kamu, selain CV, portofolio sering menjadi nilai tambah yang membuat seorang kandidat lebih menonjol dibanding pelamar lainnya, lho. Namun, masih banyak kandidat yang bingung bagaimana cara membuat portofolio yang stand out, meskipun sudah memiliki pengalaman kerja, skill yang relevan, dan CV yang rapi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, artikel ini akan mengulas dengan lengkap bagaimana cara membuat portofolio yang <a href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-optimasi-linkedin\/\"><strong>stand out di mata recruiter<\/strong><\/a> hanya untukmu. Simak baik-baik, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Portofolio Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi kamu yang masih bingung, sebenarnya apa itu portofolio kerja? <em>Well<\/em>, pada dasarnya portofolio adalah kumpulan dokumen, proyek, pencapaian, dan bukti keterampilan yang menunjukkan pengalaman kerja hingga kemampuan profesional seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun bentuk portofolio sendiri dapat berupa website pribadi, dokumen PDF, slide presentasi, hingga dokumen digital yang mudah diakses oleh recruiter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan CV yang hanya merangkum pengalaman dan pendidikan, portofolio memberikan bukti nyata tentang apa yang pernah kamu kerjakan serta hasil atau <em>achievement<\/em> yang pernah kamu raih selama bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah mengapa, banyak recruiter menggunakan portofolio sebagai bahan pertimbangan tambahan saat menyeleksi kandidat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pentingkah Membuat Portofolio dalam Proses Rekrutmen?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebenarnya, jawabannya tergantung dengan posisi dan perusahaan yang kamu lamar. Jika kamu melamar posisi sebagai finance, accounting, atau misalnya data analyst, mungkin CV yang dilengkapi pencapaian berbasis angka dan data sering kali sudah cukup untuk memberikan gambaran mengenai kemampuanmu kepada recruiter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lain halnya jika posisi yang kamu lamar lebih mudah ditunjukkan secara visual atau melalui proyek, seperti content writer, digital marketer, graphic designer, hingga social media specialist, portofolio bisa menjadi nilai tambah yang sangat membantu dalam proses seleksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui portofolio, recruiter tidak hanya melihat daftar pengalaman kerja yang kamu miliki, tetapi juga dapat memahami bagaimana kamu bekerja dan apa dampak yang berhasil kamu hasilkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, portofolio dapat membantu recruiter menilai beberapa hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kualitas hasil kerja yang pernah kamu buat.<\/li>\n\n\n\n<li>Cara kamu menyelesaikan masalah dan menghadapi tantangan dalam sebuah proyek.<\/li>\n\n\n\n<li>Pencapaian atau hasil yang berhasil diraih, baik dalam bentuk angka maupun dampak bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemampuan komunikasi dan presentasi, terutama dalam menjelaskan ide, strategi, atau proses kerja.<\/li>\n\n\n\n<li>Kesesuaian skill dengan posisi yang dilamar, sehingga recruiter dapat menilai apakah kemampuanmu relevan dengan kebutuhan perusahaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin jelas bukti yang kamu tampilkan melalui portofolio, semakin mudah bagi recruiter untuk memahami kemampuanmu secara nyata.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat Portofolio yang Menarik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengenal apa itu portofolio kerja dan seberapa pentingnya dalam proses rekrutmen, lantas bagaimana cara membuat portofolio yang menarik?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikutip <a href=\"https:\/\/career.fsu.edu\/sites\/g\/files\/upcbnu746\/files\/Preparing%20a%20Portfolio_0.pdf\"><strong>Career FSU<\/strong><\/a> dan berbagai sumber lainnya, ini dia beberapa cara membuat portofolio yang bisa kamu ikuti, antara lain yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sesuaikan Portofolio dengan Posisi yang Dilamar<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-rpnickson-3082341-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6318\" srcset=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-rpnickson-3082341-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-rpnickson-3082341-300x200.jpg 300w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-rpnickson-3082341-768x512.jpg 768w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-rpnickson-3082341.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong><em>Pexels\u00a9<\/em><\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan yang sering dilakukan pencari kerja adalah membuat satu portofolio untuk semua jenis pekerjaan. Padahal, recruiter hanya ingin melihat hal-hal yang relevan dengan posisi yang sedang mereka cari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk itu, salah satu cara membuat portofolio yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyesuaikan isinya dengan posisi yang dilamar. Jadi, jangan memasukkan semua hasil kerja yang pernah kamu buat, tetapi pilih yang paling relevan, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saat melamar sebagai Content Writer, tampilkan artikel terbaik, hasil riset keyword, dan performa konten artikel yang kamu buat.<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika melamar sebagai Digital Marketing, tampilkan campaign yang pernah kamu buat beserta hasilnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika melamar UI\/UX Designer, tampilkan case study lengkap mulai dari riset hingga desain akhir.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Portofolio yang spesifik akan terasa lebih relevan dan menunjukkan bahwa kamu memahami kebutuhan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Buat Halaman Perkenalan yang Menarik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara membuat portofolio yang stand out di mata recruiter berikutnya adalah buat halaman perkenalan dirimu yang menarik. Sebaiknya, jangan langsung menampilkan hasil kerja di halaman awal, tapi tampilkan perkenalan singkat yang menjelaskan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Siapa dirimu<\/li>\n\n\n\n<li>Apa bidang keahlianmu yang sesuai dengan posisi yang dilamar<\/li>\n\n\n\n<li>Pengalaman kerja utama<\/li>\n\n\n\n<li>Nilai yang bisa kamu berikan kepada perusahaan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggap saja halaman awal ini sebagai<em> \u2018elevator pitch\u2019 <\/em>versi tertulis yang ingin kamu tunjukkan kepada recruiter. Dengan begitu, kamu bisa membantu recruiter memahami profilmu hanya dalam beberapa detik pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kamu masih bingung cara menyusunnya, berikut contoh singkatnya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201c<em>Saya seorang SEO Content Writer dengan pengalaman lebih dari 2 tahun dalam mengembangkan artikel yang berfokus pada pertumbuhan traffic organik dan konversi. Selama karier saya, berbagai artikel yang saya buat berhasil masuk halaman pertama Google dan meningkatkan visibilitas brand<\/em>.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tunjukkan Angka dan Dampak yang Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, recruiter menyukai hasil kerja yang memiliki data karena dengan ini hasil kerja seorang kandidat lebih objektif dan mudah diukur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, daripada kamu menulis hanya berupa jobdesk:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBerhasil mengelola media sosial perusahaan X\u201d,&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih baik susun dengan kalimat seperti:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;<em>Meningkatkan engagement Instagram sebesar 85% dalam 4 bulan melalui strategi konten edukatif<\/em>.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atau:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;<em>Menghasilkan 50 artikel SEO yang meningkatkan traffic organik website hingga 130% dalam satu tahun<\/em>.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan ini, hasil kerjamu terlihat lebih nyata dan bisa dipercaya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tambahkan Prestasi, Sertifikasi, dan Penghargaan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2219freepik-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6319\" srcset=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2219freepik-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2219freepik-300x200.jpg 300w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2219freepik-768x513.jpg 768w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/2219freepik.jpg 1500w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong><em>Freepik\u00a9<\/em><\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kamu memiliki sertifikasi atau penghargaan yang relevan, jangan ragu untuk memasukkannya ke dalam portofolio yang kamu buat, ya. Dokumen pendukung seperti ini dapat memperkuat kredibilitasmu di mata recruiter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa saja yang bisa dicantumkan? Salah satu contohnya jika kamu punya beberapa sertifikat atau penghargaan seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sertifikasi Google Analytics<\/li>\n\n\n\n<li>Sertifikasi Meta Ads<\/li>\n\n\n\n<li>Penghargaan Employee of the Month<\/li>\n\n\n\n<li>Sertifikat pelatihan profesional<\/li>\n\n\n\n<li>Penghargaan kompetisi atau lomba<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Sertakan Resume dan Informasi Kontak<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun sebelumnya kamu sudah mengirim CV secara terpisah, sebaiknya tetap sertakan resume terbaru di dalam portofolio. Ya, karena hal ini bisa memudahkan recruiter untuk melihat gambaran singkat pengalaman kerjamu tanpa harus membuka banyak file.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan lupa untuk mencantumkan email aktif nomor telepon, LinkedIn, hingga website pribadi jika kamu memilikinya. Pastikan informasi yang kamu masukkan masih aktif agar recruiter dapat menghubungimu dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Buat Desain yang Simpel dan Mudah Dibaca<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, cara membuat portofolio yang stand out di mata recruiter yaitu dengan membuat desain yang simpel, jelas, dan mudah dibaca. Perlu diingat, tujuan utama portofolio bukan untuk memamerkan kemampuan desain, melainkan memudahkan recruiter memahami pengalaman, keterampilan, dan pencapaian yang kamu miliki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, bukan berarti portofolio harus selalu tampil formal atau monoton. Kamu tetap bisa menggunakan desain yang lebih berwarna, terutama jika hal tersebut dapat mencerminkan kepribadian dan <a href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/fresh-graduate-wajib-tahu-5-cara-bangun-personal-branding-profesional-di-linkedin\/\"><strong><em>personal branding<\/em><\/strong><\/a> yang ingin ditampilkan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, pastikan elemen visual yang digunakan tidak mengganggu kenyamanan membaca atau membuat informasi penting menjadi sulit ditemukan. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membuat desain portofolio, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan font yang mudah dibaca<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari menggunakan terlalu banyak warna yang nabrak<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan ruang kosong yang cukup agar tampilan tidak terasa penuh<\/li>\n\n\n\n<li>Susun informasi dengan rapi<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan portofolio mudah diakses melalui desktop maupun smartphone<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Siap Membuat Portofolio yang Menarik Perhatian Recruiter?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, sekarang kamu sudah tahu ya bagaimana cara membuat portofolio yang stand out dan mampu menarik perhatian recruiter?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, cara membuat portofolio yang stand out di mata recruiter tidak hanya soal menampilkan hasil kerja terbaik, tetapi juga bagaimana kamu menyusun dan ditampilkan secara relevan, jelas, serta mudah dipahami.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kamu sudah menyusun portofolio yang menarik dengan menerapkan cara-cara di atas dan siap untuk melamar ke berbagai perusahaan, Bosshire siap membantumu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, melalui <a href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/en\/publics\/jobs\/?role=talent\"><strong>Job Portal Bosshire<\/strong><\/a>, kamu bisa menemukan 1000+ posisi pekerjaan dari berbagai industri yang sesuai dengan minat dan keahlianmu. Mulai dari level Fresh Graduate, Entry-Level, hingga Profesional, bisa kamu akses dengan mudah hanya melalui satu platform.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunggu apalagi? Yuk, jelajahi situsnya dan temukan pekerjaan terbaikmu sekarang juga!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"539\" src=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-2-1024x539.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4487\" srcset=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-2-1024x539.png 1024w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-2-300x158.png 300w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-2-768x404.png 768w, https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/cta-qr-cewe-2.png 1425w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu, selain CV, portofolio sering menjadi nilai tambah yang membuat seorang kandidat lebih menonjol dibanding pelamar lainnya, lho. Namun, masih banyak kandidat yang bingung bagaimana cara membuat portofolio yang stand out, meskipun sudah memiliki pengalaman kerja, skill yang relevan, dan CV yang rapi. Maka dari itu, artikel ini akan mengulas dengan lengkap bagaimana cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":6317,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[87],"tags":[],"class_list":["post-6316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-career-guidance"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat! - Bosshire Insider<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin dilirik HRD? Ketahui cara membuat portofolio yang stand out di recruiter, lengkap dengan contoh dan kesalahan yang harus dihindari!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat! - Bosshire Insider\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin dilirik HRD? Ketahui cara membuat portofolio yang stand out di recruiter, lengkap dengan contoh dan kesalahan yang harus dihindari!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bosshire Insider\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-22T10:54:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"855\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bosshire\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bosshire\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/\",\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/\",\"name\":\"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat! - Bosshire Insider\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-22T10:54:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8\"},\"description\":\"Ingin dilirik HRD? Ketahui cara membuat portofolio yang stand out di recruiter, lengkap dengan contoh dan kesalahan yang harus dihindari!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg\",\"width\":1280,\"height\":855},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website\",\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/\",\"name\":\"BOSSTALK\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8\",\"name\":\"Bosshire\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bosshire\"},\"url\":\"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/author\/bosshire\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat! - Bosshire Insider","description":"Ingin dilirik HRD? Ketahui cara membuat portofolio yang stand out di recruiter, lengkap dengan contoh dan kesalahan yang harus dihindari!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat! - Bosshire Insider","og_description":"Ingin dilirik HRD? Ketahui cara membuat portofolio yang stand out di recruiter, lengkap dengan contoh dan kesalahan yang harus dihindari!","og_url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/","og_site_name":"Bosshire Insider","article_published_time":"2026-06-22T10:54:11+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":855,"url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bosshire","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bosshire","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/","url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/","name":"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat! - Bosshire Insider","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg","datePublished":"2026-06-22T10:54:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8"},"description":"Ingin dilirik HRD? Ketahui cara membuat portofolio yang stand out di recruiter, lengkap dengan contoh dan kesalahan yang harus dihindari!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#primaryimage","url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg","contentUrl":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pexels-cottonbro-3584994.jpg","width":1280,"height":855},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/cara-membuat-portofolio\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Cara Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD, Catat!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#website","url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/","name":"BOSSTALK","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/11b6a288f4ca0b7ac8da15d6cc3350b8","name":"Bosshire","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0dd823a5a1fb0d8ed1ecf97c77dfd72ba6eb22f2822a12c40d4457f1e07801f7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bosshire"},"url":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/author\/bosshire\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6316"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6330,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6316\/revisions\/6330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bosshire.co.id\/bosstalk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}