Career Guidance

Ini 5 Alasan Pekerja Terjebak Job Hugging, Takut Keluar Zona Nyaman?

Bosshire

May 29, 2026

Tahukah kamu, belakangan ini istilah job hugging mulai ramai dibicarakan di dunia kerja hingga viral di media sosial. 

Ya, jika dulu dulu banyak pekerja berlomba-lomba job hopping demi mendapatkan gaji yang lebih kompetitif atau peluang baru, sekarang justru tak sedikit karyawan memilih bertahan di kantor yang sama meski sudah merasa lelah, bosan, bahkan kehilangan motivasi.

Well, fenomena inilah yang disebut sebagai job hugging. Sebenarnya, apa saja alasan pekerja terjebak job hugging? Ingin tahu? Simak informasinya hingga akhir untuk mendapatkan jawabannya, ya!

Apa itu Job Hugging?

Bagi kamu yang belum tahu, job hugging adalah kondisi ketika seseorang memilih bertahan di pekerjaannya meski sebenarnya sudah merasa lelah, tidak berkembang, atau kehilangan motivasi kerja. 

Biasanya, hal ini terjadi karena mereka punya rasa takut kehilangan stabilitas karier, sulit mendapat pekerjaan baru, atau harus mulai semuanya dari awal lagi. Akhirnya, mereka memilih tetap stay di pekerjaan sekarang karena terasa lebih aman dan nyaman. 

Secara umum, fenomena ini semakin sering terjadi di tengah kondisi dunia kerja yang penuh ketidakpastian. Dampaknya, banyak pekerja lebih memilih ‘memeluk’ pekerjaannya terlalu erat demi rasa aman, walaupun hati kecilnya sudah ingin mencari peluang baru.

Alasan Pekerja Terjebak Job Hugging

Dilansir IDN Times, berikut beberapa alasan pekerja terjebak job hugging, antara lain seperti:

1. Takut Sulit Mendapatkan Pekerjaan Baru

Pexels©

Salah satu alasan pekerja terjebak job hugging yang sering kali terjadi adalah karena memiliki rasa takut memulai semuanya dari nol lagi. Mulai dari adaptasi lingkungan, tugas dan tanggung jawab, hingga mengatur semua dokumentasi pekerjaannya.

Apalagi, saat tengah berada di dalam situasi ekonomi yang tidak menentu, kabar PHK di mana-mana, hingga persaingan kerja yang semakin ketat, membuat banyak karyawan lebih memilih bermain aman dengan mempertahankan posisinya saat ini. 

Pada akhirnya, meski sudah tidak cocok dengan pekerjaannya, mereka tetap bertahan karena merasa “yang penting masih punya kerjaan.” Perasaan ini sebenarnya wajar. Namun kalau dibiarkan terlalu lama, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk berkembang ke level yang lebih baik.

2. Gaji dan Benefit Terasa Sudah Aman

Pexels©

Banyak pekerja merasa sulit resign karena sudah nyaman dengan penghasilan tetap, tunjangan, BPJS, bonus, atau fasilitas kantor lainnya. Apalagi jika kebutuhan hidup semakin besar, tentu keputusan pindah kerja jadi terasa lebih berisiko. 

Selain itu, perasaan aman secara finansial yang dimiliki karyawan membuat mereka memilih bertahan meski semangat kerjanya mulai hilang. Di titik ini, banyak orang akhirnya bekerja hanya demi stabilitas, bukan lagi karena ingin berkembang.

3. Sudah Nyaman dengan Lingkungan Kerja

Pernah nggak sih kamu merasa, terkadang yang membuat susah untuk pindah kerja bukan karena pekerjaannya enak, tapi kamu sudah terlalu nyaman dengan lingkungan di dalamnya?

Well, jika iya, itu tandanya kamu sudah mulai merasakan fenomena job hugging. Terlebih lagi jika suasana kantor sudah suportif dan minim drama, rasa nyaman itu bisa membuatmu berpikir dua kali untuk mencari peluang baru. Banyak pekerja akhirnya memilih bertahan karena takut tidak menemukan lingkungan kerja sebaik sekarang.

Namun, terlalu nyaman juga bisa jadi jebakan tanpa disadari. Saat semuanya terasa aman dan terbiasa, kamu bisa menjadi kurang tertantang untuk mengambil peluang baru yang bisa membuatmu berkembang. Akibatnya, karier berjalan di tempat karena tidak ada dorongan untuk belajar hal baru atau keluar dari zona nyaman.

4. Merasa Skill Belum Cukup untuk Bersaing

Ada juga pekerja yang sebenarnya ingin mencari suasana baru, tetapi merasa kemampuannya belum cukup untuk bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Mereka khawatir pengalaman dan skill yang dimiliki belum memenuhi ekspektasi perusahaan lain.

Rasa kurang percaya diri seperti ini sering membuatmu bisa terus menunda mengambil langkah baru. Bahkan sebelum mencoba melamar atau interview, tak jarang kamu sudah lebih dulu takut gagal. Pikiran seperti “takut gak diterima” atau “kandidat lain pasti lebih unggul” akhirnya membuatmu memilih tetap bertahan di pekerjaan sekarang.

5. Terlalu Fokus pada Loyalitas

Di beberapa tempat kerja, loyalitas masih dianggap sebagai nilai yang sangat penting. Tidak sedikit pekerja yang merasa harus bertahan selama mungkin agar dianggap setia dan punya komitmen tinggi terhadap perusahaan.

Karena pola pikir seperti ini, resign kadang dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Bahkan ada yang merasa tidak enak meninggalkan tim, takut mengecewakan atasan, atau khawatir dianggap tidak loyal setelah keluar dari perusahaan.

6. Sudah Kehilangan Arah Karier

Pernah gak sih kamu merasa bekerja hanya karena memang “harus kerja”? Datang pagi, menyelesaikan tugas, pulang, lalu mengulang hal yang sama setiap hari tanpa tahu sebenarnya ingin membawa karier ke arah mana. Kondisi seperti ini juga bisa jadi salah satu alasan pekerja terjebak job hugging.

Saat sudah kehilangan tujuan, mengambil keputusan besar seperti pindah kerja sering terasa membingungkan. Mau bertahan rasanya monoton, tapi mau mencoba peluang baru juga takut salah langkah. Akhirnya, banyak orang memilih tetap diam di tempat karena terasa paling aman untuk dijalani.

7. Takut Keluar dari Zona Nyaman

Meninggalkan pekerjaan lama memang bukan hal yang gampang. Apalagi kalau kamu sudah terbiasa dengan lingkungan kerja sekarang, tahu ritmenya, dekat dengan rekan kerja, dan merasa semuanya sudah berjalan aman.

Di sisi lain, memulai di tempat baru sering terasa menakutkan. Harus adaptasi lagi, belajar sistem baru, membangun hubungan dari awal, sampai membuktikan kemampuan diri sendiri bisa membuat banyak orang ragu untuk melangkah.

Sudah Tahu Apa Itu Job Hugging?

Sekarang kamu sudah tahu bahwa job hugging bisa terjadi karena rasa takut, terlalu nyaman, atau bingung menentukan arah karier. Kalau dibiarkan terus, kondisi ini bisa membuat perkembangan kariermu jadi stagnan tanpa disadari.

Kalau kamu mulai ingin mencari suasana kerja baru dan peluang yang lebih sesuai dengan tujuan kariermu, kamu bisa eksplor berbagai lowongan terbaru melalui Job Portal Bosshire.

Terdapat lebih dari 1000 lowongan pekerjaan dari berbagai industri dan posisi yang sesuai minatmu, mulai dari Fresh Graduate, Entry-Level, hingga Profesional sekalipun, bisa kamu akses dengan mudah hanya melalui satu platform. 

Yuk, mulai cari peluang barumu sekarang di Bosshire!