Kamu sudah selesai menjalani career break? Ingin kembali bekerja, tapi bingung bagaimana cara menulis keterangan career break-mu di CV? Jika iya, tenang saja, artikel ini akan memberikan tips menulisnya yang tepat agar tetap terlihat profesional.
Selain pada CV, kamu juga bisa lho, menulis pengalaman jeda karier ini di dalamcover letter yang ditujukan kepada HR perusahaan. Lantas, bagaimana cara menulis career break yang tepat di CV? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!
Mengapa Career Break Perlu Dicantumkan di CV?

Mengambil jeda sejenak dalam karier kini sudah menjadi hal yang umum dan diterima di dunia kerja saat ini. Jika kamu pernah mengalami kekosongan pekerjaan dalam perjalanan kariermu, mencantumkannya secara terbuka di CV justru bisa menjadi langkah yang tepat saat melamar pekerjaan.
Dilansir dari IDN Times, ini dia sejumlah alasan mengapa career break di CV dapat memberikan dampak positif bagi proses pencarian kerjamu:
1. Memberikan Sudut Pandang Unik di Mata Recruiter
Seiring waktu, career break semakin dipandang sebagai bagian yang umum dalam perjalanan profesional. Banyak recruiter memahami bahwa setiap orang memiliki perjalanan karier yang berbeda.
Dengan mencantumkan career break di CV, hal ini bisa menunjukkan bahwa kamu memiliki pengalaman karier yang beragam. Sehingga, ini berpotensi menghadirkan perspektif baru bagi perusahaan.
2. Mencegah Asumsi Negatif Sejak Awal
Tanpa penjelasan yang jelas, jeda karier dapat memicu asumsi negatif. Oleh karena itu, penting untuk menyampaikannya secara profesional agar recruiter dapat memahami latar belakang yang sebenarnya dan melakukan penilaian secara lebih objektif.
3. Menjadi Ruang untuk Menunjukkan Skill Tambahan
Career break tidak selalu menandakan jeda dari proses pengembangan diri. Justru, periode ini kerap dimanfaatkan untuk mengasah berbagai kemampuan, baik hard skill maupun soft skill.
Beberapa di antaranya seperti kemampuan beradaptasi, problem solving, dan manajemen waktu. Keterampilan tersebut dapat menjadi nilai tambah yang relevan saat dicantumkan di CV.
4. Membuat Proses Wawancara Lebih Fokus pada Kompetensi
Ketika career break telah dijelaskan secara jelas di CV, proses wawancara tidak lagi terfokus pada career break yang kamu jalani.
Dengan cara ini, diskusi selama wawancara dapat lebih terfokus pada kemampuan dan pengalaman profesionalmu, serta nilai yang bisa kamu berikan, sehingga kamu tampil lebih percaya diri di mata recruiter.
Cara Menulis Career Break di CV

Cara kamu menulis dan menjelaskan career break sangat memengaruhi penilaian recruiter. Alih-alih dianggap sebagai kekosongan karier, pengalaman career break dapat menjadi poin positif jika dikemas secara tepat dan profesional.
Untuk itu, berikut beberapa cara penulisan yang bisa kamu terapkan, seperti:
1. Bersikap Jujur terhadap Pengalaman yang Dijalani
Cara menulis career break di CV yang paling penting adalah tulis dan ceritakan secara jujur. Namun, kamu tidak perlu membagikan seluruh detail secara mendalam, tetapi pastikan informasi yang disampaikan sesuai dengan kenyataan yang kamu jalani.
Jelaskan di dalam CV bagaimana masa jeda ini memengaruhi arah kariermu ke depannya, membantumu mengenali tujuan profesional, serta mendorongmu melamar posisi yang saat ini kamu incar.
2. Cantumkan Career Break di Bagian Summary atau Objective
Jika kamu baru saja selesai menjalani career break dan sedang aktif mencari pekerjaan, cara menulis di CV berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah dengan menjelaskan pengalaman ini di bagian ringkasan (summary) atau tujuan karier (objective) di bagian atas CV.
Sebutkan secara singkat alasan career break dan bagaimana pengalaman tersebut mempersiapkanmu untuk peran selanjutnya. Tapi penting untuk dicatat, jika setelah career break kamu sudah memiliki riwayat kerja yang stabil, cukup cantumkan informasi ini secara singkat di bagian pengalaman kerja.
3. Hilangkan Penulisan Bulan pada Riwayat Pekerjaan
Jika kamu biasa menulis di CV dengan mencantumkan bulan periode, maka kamu bisa menghapusnya agar pengalaman career break terlihat lebih proporsional.
Cara ini menunjukkan bahwa career break hanyalah bagian kecil dari keseluruhan perjalanan profesionalmu, bukan sesuatu yang mendominasi karier.
4. Tulis Career Break sebagai Cuti Karier untuk Pengembangan Diri
Terakhir, cara menulis career break di CV yang bisa kamu ikuti yakni dengan mencantumkan keterangan “Personal Cuti Karier” atau “Family Leave” di bagian Pengalaman Kerja atau Work Experience pada CV.
Jika selama masa tersebut kamu mengikuti pelatihan, mengerjakan proyek freelance, atau terlibat dalam kegiatan volunteer, cantumkan poin-poin tersebut untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang kamu peroleh.
Contoh Penulisan Career Break yang Tepat di CV

1. Career Break | Maret 2020 – Juni 2022
Mengambil jeda karier untuk pengembangan diri sekaligus menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional.
Selama masa jeda ini, saya mengikuti beberapa pelatihan di bidang data analysis dan business fundamentals. Selain itu, saya juga terlibat sebagai relawan di komunitas edukasi, membantu perencanaan dan pelaksanaan program pembelajaran untuk masyarakat umum.
2. Career Break (2021–2022)
Mengikuti pelatihan content strategy dan social media marketing, serta berpartisipasi sebagai volunteer dalam program pendampingan literasi digital untuk remaja.
3. Pengalaman Relevan Lainnya
Family Leave
2019 – 2021
Memberikan pendampingan penuh kepada anggota keluarga selama masa pemulihan kesehatan hingga kondisinya stabil.
Di sela waktu tersebut, saya juga mengerjakan beberapa proyek lepas secara sukarela, seperti membantu desain materi promosi dan konten digital untuk organisasi sosial dan UMKM lokal.
Jadi, Siap Rencanakan Ulang Karier setelah Career Break?
Jika kamu sudah selesai dengan fase career break dan ingin melanjutkan perjalanan karier baru, pastikan jeda karier tersebut dituliskan di CV dengan jelas, jujur, dan bernilai positif. Penyampaian yang tepat akan membantu recruiter memahami perjalanan profesionalmu secara utuh serta melihat potensi yang kamu miliki.
Setelah CV siap dan lebih meyakinkan, langkah selanjutnya adalah menemukan peluang kerja yang sesuai dengan tujuan kariermu. Melalui Job Portal Bosshire, kamu bisa mengakses lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan terbaru dari berbagai perusahaan di Indonesia, mulai dari posisi entry-level hingga senior.
Yuk, temukan peluang kerja yang tepat dan wujudkan rencana karier berikutnya bersama Bosshire!
